Selasa, 29 November 2011

Piala Liga Inggris Liverpool Tundukkan Chelsea 2-0



London - Liverpool memetik kemenangan dalam lawatan ke Chelsea. Dua gol masing-masing dari Maxi Rodriguez dan Martin Kelly memberi The Reds kemenangan 2-0 dan tiket semifinal Piala Liga Inggris.

Dalam laga yang dilangsungkan di Stamford Bridge, Rabu (30/11/2011) dinihari WIB kedua tim bermain sama kuat 0-0 di babak pertama. 'Si Merah' membuka keunggulan melalui Maxi di menit 58, untuk kemudian digandakan Kelly lima menit berselang.

Kemenangan ini mengantar skuad besutan Kenny Dalglish masuk ke babak semifinal. Siapa lawan yang akan mereka hadapi belum diketahui karena masih harus menunggu hasil undian dengan tiga klub lainnya.

Buat Chelsea kekalahan ini menambah panjang performa buruk mereka di musim 2011/2012. Di Liga Inggris John Terry cs sudah kalah empat kali dan ketinggalan 10 poin dari pemuncak klasemen, sementara di Liga Champions mereka terancam gagal lolos ke babak 16 besar jika kalah atas Valencia di matchday terakhir.

Jalannya Pertandingan

Akselerasi David Luiz ke kotak penalti Liverpool menjadi peluang pertama yang terjadi dalam laga ini. Klaim penalti sempat diminta pemain Chelsea saat bek Brasil itu terjatuh, namun wasit justru memberinya kartu kuning karena dianggap diving.

Di menit 20 justru Liverpool yang dapat hadiah penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah Alex dianggap menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang saat berupaya menghalau umpan silang Jose Enrique.

Adalah Andy Carroll yang kemudian maju sebagai eksekutor. Malang buat dia, sepakan yang dia lepaskan bisa dihadang kiper Ross Turnbull.

Satu menit sebelum turun minum Chelsea punya peluang membuka keunggulan melalui Lukaku, namun tandukan dia masih melenceng dari sasaran. Babak pertama pun berkesudahan sama kuat 0-0.

Sepuluh menit babak kedua berjalan fans The Blues nyaris dibuat kegirangan oleh Frank Lampard. Tendangan bebas yang dilepaskan sang gelandang sekitar 27 meter dari gawang hanya melayang tipis di atas sasaran.

Namun justru Liverpudlian yang lebih dulu merayakan gol di menit 58 setelah Maxi Rodriguez menjebol gawang The Blues. Gol tersebut bermula dari umpan yang dilepaskan Bellamy pada Jordan Henderson, bola kemudian jatuh ke kaki Maxi dan sepakannya bersarang di gawang Chelsea.

Lima menit berselang Liverpool berhasil mencetak gol kedua mereka. Bellamy kembali berperan dalam lahirnya gol ini, bola yang dia lepaskan pada Kelly berhasil diteruskan menjadi gol. The Reds unggul 2-0.

Tertinggal dua gol Andre Villas-Boas memasukkan Nicolas Anelka dan Juan Mata demi menambah daya gempur timnya. Namun keduanya tetap tak mampu menciptakan peluang berbahaya apalagi bikin gol.

Penyelamatan penting dibuat Jamie Carragher di menit 72. Dia memblok sepakan Anelka di depan gawang setelah striker Prancis itu berhasil melewati Pepe Reina.

Tekanan tuan rumah berlanjut saat Torres berhasil menyambut umpan tendangan sudut Frank Lampard, namun tak ada gol dari kejadian tersebut karena Reina melakukan tugasnya dengan baik di bawah mistar gawang.

Hingga akhirnya laga tuntas, Chelsea tetap gagal mencetak gol ke gawang tamunya. Skor akhir 2-0 untuk keunggulan Liverpool, yang membuat mereka berhak masuk semifinal.

Susunan Pemain

Chelsea: Ross Turnbull, Bosingwa, Alex, Ryan Bertrand, David Luiz, Frank Lampard, Florent Malouda ('64 Anelka), Oriol Romeu, Joshua McEachran ('41 Ramires), Fernando Torres, Romelu Lukaku ('64 Juan Mata)

Liverpool: Pepe Reina, Jamie Carragher, José Enrique, Martin Kelly, Sebastian Coates, Lucas ('70 Charlie Adam), Maxi Rodriguez ('89 Martin Skrtel), Jay Spearing, Jordan Henderson, Craig Bellamy ('79 Dirk Kuyt), Andy Carroll


Video untuk Chelsea 0-2 Liverpool

Sumber: http://www.detiksport.com/


Sabtu, 26 November 2011

Kamis, 24 November 2011

Head To Head Liverpool vs Manchester City



Liga Inggris kembali akan menyuguhkan pertandingan besar. Bigmatch pada pekan ini akan mempertemukan Liverpool melawan Manchester City.

Duel yang akan berlangsung di Anfield ini bisa di pastikan akan berlangsung seru. Pertarungan Tim yang bertengger di puncak Klasemen sementara menghadapi salah satu Big Four yang saat ini menempati peringkat 6.

Liverpool punya modal bagus untuk pertandingan ini. Kemenangan 2-1 di kandang Chelsea bisa menjadi titik balik Liverpool untuk tetap bersaing memperebutkan gelar tertinggi di Liga Inggris. Namun hasil pertandingan Liverpool saat bermain di Anfield musim ini tidak terlalu bagus. 3 penampilan terakhir The Reds di Anfield, semuanya berakhir imbang.

Sementara tim tamu, Manchester City baru saja mengalami kekalahan di Liga Champions. Kalah 1-2 dari Napoli, City gagal meraih kemenangan 10 kali beruntun di berbagai ajang. Di Premier League sendiri The Citizens yang di musim ini belum terkalahkan, saat ini kokoh di puncak klasemen dengan poin 34, unggl 5 poin dari penghuni peringkat 2, Manchester United.

Dari 142 pertemuan kedua tim di Liga Inggris, Liverpool berhasil memenangi pertandingan sebanyak 68 kali, sementara Manchester City 38 kali. Dan sisanya, 36 pertemuan berakhir imbang.

5 pertandingan terakhir yang di lakoni Liverpool di berbagai ajang mengahasilkan 3 kemenangan dan 2 kali seri. Sementara Manchester City dari 5 pertandingan terkahirnya meraih 4 kemenangan, dan sekali kalah.

Berikut Head To Head dan statistik pertandingan Liverpool dan Manchester City.


Sumber: http://chordering.blogdetik.com/

Minggu, 20 November 2011

Liverpool Tundukkan Chelsea di Stamford Bridge



London - Sebuah gol Glen Johnson di menit 86 membuat Chelsea menelan pil pahit di hadapan pendukung sendiri. Liverpool menang 2-1 berkat gol tersebut.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge, Minggu (20/11/2011), Chelsea sempat membuat beberapa peluang lebih dulu. Salah satunya melalui Juan Mata.

Sial bagi gelandang asal Spanyol itu, sepakan volinya dari tiang jauh masih belum menemui sasaran. Bola kemudian berhasil dihalau oleh para bek Liverpool.

Di pertengahan babak pertama, Didier Drogba juga sempat mendapatkan peluang melalui tendangan bebas. Sial baginya, tendangan bebasnya melenceng tipis di sebelah kiri gawang Jose Reina. Pendukung Chelsea sempat bersorak, mengira tendangan tersebut masuk.

Liverpool akhirnya malah unggul di menit 33, ketika John Obi-Mikel kehilangan bola tepat di depan kotak penalti timnya sendiri.

Bola yang direbut Charlie Adam itu kemudian diberikan kepada Craig Bellamy, yang lantas mengirimkan operan kepada Luis Suarez, dan terakhir bola diserahkan kepada Maxi di sebelah kiri. Operan-operan simpel di dalam kotak penalti.

Maxi kemudian dengan tenang menceploskan bola ke gawang Petr Cech. 1-0 untuk Liverpool.

Di awal babak kedua, Villas-Boas memutuskan untuk mengganti Mikel dan memainkan Sturridge. Nama yang disebut terakhir ini kemudian menciptakan gol penyama kedudukan.

Di menit 55, Florent Malouda melakukan tusukan sendirian ke dalam kotak penalti Liverpool. Malouda kemudian melepaskan operan ke tiang jauh, di mana Sturridge dengan cepat menyambarnya dengan sebuah sepakan. Gawang Reina bobol, skor berubah menjadi 1-1.

Chelsea terus memberikan tekanan ke pertahanan Liverpool setelahnya. Sebagai catatan, mereka menciptakan 17 tembakan, namun hanya tiga yang tepat sasaran sepanjang pertandingan ini.

Namun demikian, justru malah Liverpool yang menciptakan gol.

Pada menit 86, umpan panjang ke arah kanan, diterima oleh Glen Johnson. Ia kemudian melakukan tusukan, mengecoh Ashley Cole dan Malouda, kemudian melepaskan sepakan kaki kiri. John Terry yang ada di depan gawang tak mampu menjangkau bola. Liverpool unggul 2-1 dan akhirnya memenangi laga.

Berkat kemenangan ini, posisi Liverpool naik ke urutan enam klasemen sementara dengan nilai 22. Sementara itu, posisi Chelsea tetap berada di urutan empat, juga dengan nilai 22.

Susunan Pemain

Chelsea: Petr Cech, John Terry, David Luiz, Ashley Cole, David Luiz, John Obi Mikel (Daniel Sturridge 46), Frank Lampard, Ramires (Raul Meireles 84), Florent Malouda, Didier Drogba (Fernando Torres 84), Juan Mata.

Liverpool: Jose Reina, Daniel Agger, Martin Skrtel, Jose Enrique, Glen Johnson, Charlie Adam, Lucas Leiva, Maxi Rodriguez (Stewart Downing 78), Dirk Kuyt, Craig Bellamy (Jordan Henderson 67), Luis Suarez (Andy Carroll 89).


Video untuk Chelsea 1-2 Liverpool:
 Sumber: http://www.detiksport.com/

Ungu - Untukmu Selamanya



tak pernah aku mengerti
apa yang kini ku rasakan
kegelisahan hatiku saat ini

ku masih merindukanmu
walaupun kini ku tlah bersamanya
tak pernah mampu ku coba lupakanmu

reff:
sungguh tak bisa
ku mengganti dirimu dengan dirinya
sungguh tak sanggup
aku berpaling darimu
sungguh tak bisa
mencintainya tuk melupakanmu
sungguh tak sanggup
aku berpindah dari hatimu

repeat reff


Download mp3ny disini: http://www.4shared.com/ 

Videonya juga ada disini: 

Sabtu, 19 November 2011

Suarez Bisa Lebih Hebat dari Torres



Liverpool - Kepergian Fernando Torres langsung ditutupi Liverpool dengan merekrut Luis Suarez. Di antara dua nama pemain depan tersebut, Pepe Reina menyebut kalau Suarez berpotensi lebih baik.

Fans Liverpool dibuat patah hati saat Torres secara mengejutkan menerima pinangan Chelsea di bursa transfer musim dingin tahun lalu. Saat itu banyak yang menuding kepindahan El Nino didasari faktor ekonomi lantaran gaji besar yang dia dapat di London.

Manajemen The Reds kemudian bergerak cepat mencari pemain untuk mengisi kekosongan di lini depan. Dan nama yang terpilih adalah Luis Suarez.

Sejauh ini Suarez sudah berhasil jadi idola baru Anfield. Meski belum genap setahun jadi punggawa 'Si Merah' striker asal Uruguay itu berhasil menunjukkan kalau dirinya adalah pembelian yang tepat.

Bahkan Pepe Reina menyebut mantan pemain Ajax Amsterdam itu punya potensi yang lebih baik dibanding Torres, rekan senegaranya di timnas Spanyol.

"Dari sudut pandang pribadi, tak pernah menyenangkan kehilangan seorang teman di ruang ganti. Tapi satu hal yang bisa Anda lakukan adalah mendoakan yang terbaik untuknya dan berharap penggantinya punya kemampuan sama baik atau bahkan lebih baik lagi," sahut Reina di The Sun.

"Dan Luis sudah membuktikan seberapa baik dia bisa menjadi pemain dari saat pertama kali dia bermain bersama kami saat dia mencetak gol di depan the kop menghadapi Stoke," lanjut Reina.

Di musim ini Suarez sudah tampil 14 kali untuk Liverpool di semua kompetisi dan mencetak tujuh gol.

"Dia sudah menunjukkan kalau dia bisa menjadi pemain depan terbaik di dunia. Dia punya banyak talenta dan potensi dan tak ada alasan dia tak bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi."

"Luis punya kemampuan sama, jika tidak lebih baik, dari Fernando. Anda tak bisa mendapatkan pemain seperti dia," tuntas Reina.


Sumber: http://www.detiksport.com/

Jumat, 18 November 2011

Jelang Chelsea vs Liverpool: Kuyt Yakin Kalahkan Chelsea



Jakarta - Skuad Liverpool saat ini disebut Dirk Kuyt punya kualitas yang terbaik. Oleh karena itu ia yakin The Reds bisa memenangi tiap pertandingan, termasuk lawan Chelsea akhir pekan ini.

The Anfield Gank akan bertandang ke Stamford Bridge pada Minggu (20/11) malam WIB. Kuyt menyadari laga di kandang The Blues itu tak akan jadi laga yang mudah.

Chelsea baru menderita satu kekalahan di Stamford Bridge yaitu saat takluk dari Arsenal 3-5 tiga minggu yang lalu. Tapi Kuyt tetap yakin timnya bisa memetik poin penuh di kandang Chelsea.

Ia merujuk pada keberhasilan Liverpool saat menundukkan Arsenal 2-0 di Emirates Stadium awal musim lalu. Striker pemilik nomor punggung 18 di Liverpool ini berharap timnya bisa mengulang kesuksesan itu.

"Setiap orang tahu bagaimana sulitnya di Stamford Bridge, tapi kami semua menunggu pertandingan besar itu," ucap pemain asal Belanda ini di situs resmi Liverpool.

"Kami sangat bagus saat tandang ke Arsenal, dan semoga kami bisa mendapat hasil yang sama di Chelsea."

Kepercayaan diri Kuyt dalam menghadapi laga akhir pekan nanti tak lepas dari keyakinannya pada kualitas pemain Liverpool. Namun demikian ia meminta timnya untuk tetap solid dan bermain baik.

"Kuncinya adalah tetap bersatu, menjadi sebuah tim, punya penampilan yang bagus dan percaya pada kualitas kami. Kami punya tim yang bagus dan punya peluang untuk mengalahkan mereka (Chelsea)," imbuhnya.

"Kami punya banyak pemain berkualitas di dalam tim dan kami hanya bisa menjadi semakin baik dan semakin baik. Aku selalu percaya diri karena aku yakin tim ini bisa memenangi setiap pertandingan," ucapnya yakin.


Sumber: http://www.detiksport.com/

Kamis, 17 November 2011

Dalglish Lebih Suka Bahas Performa Suarez



Liverpool - Manajer Liverpool Kenny Dalglish enggan melontarkan komentar dari dirinya pribadi terkait kasus rasisme Luis Suarez. Ia lebih memilih mengomentari performa apik Suarez.

Suarez sudah didakwa FA sehubungan dengan dugaan komentar berbau rasisme terhadap bek Manchester United Patrice Evra. Liverpool dengan cepat bereaksi, bersikeras bahwa Suarez tidak bersalah. Dukungan penuh juga diberikan Liverpool.

Dalglish lantas dimintai komentar mengenai masalah yang sedang menimpa Suarez. "Saya pikir pernyataan (Liverpool) sudah menjelaskan semuanya dan posisi kami tidak berubah. Hanya itu yang saya mau katakan," katanya di ESPN Soccernet.

Saat kembali ditanyakan mengenai hal itu, Dalglish dengan dingin tetap pada pendiriannya. "Saya tak tahu apa kuping Anda tertempel lilin tapi saya sudah bilang bahwa pernyataan itu menjelaskan semuanya dan kami tidak akan mengubah posisi kami."

Komentar lebih hangat dilontarkan Dalglish saat membahas performa Suarez menyusul empat gol yang ia ceploskan ke gawang Chile dalam partai kualifikasi Piala Dunia 2014.

"Bagus sekali untuk Luis bikin empat gol. Saya harap gol itu ia cetak buat kami dan bukan negaranya! Mungkin ia menyimpannya buat kami di pekan-pekan mendatang," lugas Dalglish setengah bercanda.


Sumber: http://www.detiksport.com/

Jelang Chelsea vs Liverpool: Data-Fakta 'Si Biru' vs 'Si Merah'



Jakarta - Chelsea dan Liverpool akan saling berhadapan di Liga Inggris akhir pekan ini. Sebagai eks The Reds, Keberadaan Fernando Torres jadi sorotan, sementara statistik mencatat laga ini termasuk minim gol.

Berikut data dan fakta Chelsea dan Liverpool serta catatan pertemuan kedua tim dalam beberapa musim ke belakang yang dikutip dari Eurosport:

* Luis Suarez menjadi pemain yang paling banyak dapat hadiah penalti musim ini, hingga pekan 11 lalu dia sudah tiga kali menghasilkan tendangan penalti.

* John Terry telah berturut-turut mencetak gol di menit 45 pada dua laga Premier League terakhir di Stamford Bridge.

* Daniel Sturridge mencetak empat gol hanya dari enam tembakan ke arah sasaran di Liga Inggris sepanjang musim ini.

* Chelsea adalah tim yang paling banyak dapat kartu di musim ini, 28 kuning dan tiga merah.

* Liverpool menjadi klub yang paling sedikit memberi ruang buat lawannya melepaskan tembakan ke arah target (38).

* Ada lima klub yang paling banyak membuat kesalahan dan berujung kebobolan sepanjang musim ini. Chelsea adalah salah satunya.

* Dari tujuh pertemuan terakhir Chelsea dengan Liverpool di Stamford Bridge, lima di antaranya The Blues selalu gagal bikin gol.

* Hanya ada sembilan gol tercipta pada delapan pertemuan terakhir di ajang Premier League antara Chelsea dan Liverpool di Stamford Bridge.


Sumber: http://www.detiksport.com/

Sabtu, 12 November 2011

Super Suarez



Montevideo - Mencetak empat gol dalam satu laga pada level timnas bukan hal mudah bagi seorang pesepakbola. Meski sudah melakukannya, Luis Suarez tak jumawa dan lebih senang timnya bisa meraih kemenangan.

Suarez menjadi bintang pada laga di Estadio Centenari, Sabtu (12/11/2011) pagi WIB, kala Uruguay menjamu tamunya Chile dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona CONMEBOL.

Uruguay menang telak 4-0 dan keseluruhan gol diborong striker kelahiran 24 tahun lalu itu. Alhasil Uruguay pun kokoh di puncak klasemen dengan tujuh poin dan Suarez memimpin daftar topskorer dengan lima gol.

Tak hanya itu, Suarez pun jadi pemain kedua yang mampu mencetak empat gol di kualifikasi Piala Dunia zona ini, setelah Romario melakukannya saat Brasil berhadapan dengan Venezuela 8 Oktober 2000.

Jika lingkupnya dipersempit lagi, Suarez jadi pemain Uruguay pertama yang mampu membukukan empat gol dalam satu pertandingan. Dan hat-trick pertama pemain La Celeste di laga kualifikasi, setelah terakhir Diego Forlan pada Juni 2008.

Dilansir lagi dari InfoStradaLive, empat gol Suarez itu adalah jumlah gol terbanyak kedua yang mampu diciptakan seorang pemain dalam laga kualifikasi menuju Brasil 2014, setelah Lesly St.Fluer dari Bahama yang mencetak lima gol, saat melawan Turks & Caicos, 9 Juli 2011.

Bagi Suarez jelas ini adalah kali pertamanya ia mencetak quat-trick dan ia pun senang dengan hal itu. Meski demikian kemenangan tim jadi prioritas utamanya.

"Ini pertamanya aku mencetak empat gol untuk timnas dan aku senang dengan itu," sahut Suarez seperti dilansir Sportinglife.

"Namun hal yang terpenting adalah kami menang. Kami menginginkan ini, di depan pendukung kami dan melawan rival kami langsung di kualifikasi," pungkas pemilik 53 caps dan 26 gol.

Kini setelah tampil produktif bersama negaranya, tentu gol-gol Suarez ditunggu di klubnya Liverpool di mana ia baru mencetak empat gol dalam 11 pekan Liga Inggris


Video untuk Suarez


Sumber: http://www.detiksport.com/




Suarez Masih Mencoba untuk Klop dengan Carroll



Liverpool - Sudah berbulan-bulan Andy Carroll dan Luis Suarez berada di Liverpool, tapi tampak belum ada chemistry di antara keduanya. Suarez mengakui hal itu dan terus berusaha kerasa agar bisa klop dengan rekannya di lini depan itu.

Didatangkan dengan banderol total hampir 60 juta poundsterling, diharapkan Carroll dan Suarez bisa menghadirkan banyak gol untuk Liverpool serta tentunya kemenangan.

Tapi yang ada malah Suarez lebih cepat beradaptasi dengan tim, sedangkan Carroll masih susah payah menemukan form terbaiknya sejak dihantam cedera akhir tahun lalu.

Maka kritikan terus bermunculan khususnya pada Carroll, yang dinilai justru mengganggu skema permainan The Reds jika ia dimainkan. Meski pada faktanya tiga dari empat gol Suarez di Liga Inggris, hadir ketika berpasangan dengan penyerang jangkung itu.

Berarti masih jadi misteri hingga saat ini kenapa keduanya belum mampu tampil baik secara bersama dan konsisten. Rasa frustrasi boleh jadi sedikit dirasakan Suarez, meski ia optimistis jika dirinya dan Carroll akan segera klik dan membawa Liverpool meraih hasil-hasil baik.

"Bermain bersama pemain dengan kualitas seperti Andy, besar, skilful, yang bisa menguasai bola dengan baik memudahkan rekannya di lini depan," aku Suarez di Mirror.

"Apa yang terjadi saat ini, Andy kurang beruntung karena kerap cedera dan ketika ia sudah pulih ia cedera lagi. Sulit baginya untuk segera menyatu dengan tim ketika ia sudah pulih, karena tim sedang bermain baik dan manajer tidak tahu siapa yang harus dia cadangkan," lanjutnya.

"Kini setelah berlatih dan pra musim yang bagus untuk Andy bersama rekan-rekannya, semakin sering kami berlatih bersama, dia akan semakin baik," yakin striker asal Uruguay itu.

"Kami akan mengerti satu sama lain lebih baik lagi dan dia akan membawa keuntungan untuk tim," tandas Suarez.


Sumber: http://www.detiksport.com/

Kamis, 10 November 2011

Jonathan Duhamel sang DEWA POKER di Dunia

Jonathan Duhamel adalah orang Perancis pertama yang memenangkan World Series of Poker di Kanada.

Ia mengalahkan John Racener Amerika Serikat dan memenangkan $ 86.000.000 di kasino Rio hotel di Las Vegas.


















Klo agan ga puas dengan potonya aj, Ne gan ada Videonya bole agan liat langsung..

Suarez Ingin Lama di Liverpool



Liverpool - Luis Suarez mempunyai sisa kontrak yang masih panjang bersama Liverpool. Akan tetapi pesepakbola yang dijuluki El Pistolero itu sudah berpikir untuk bermain lebih lama lagi bersama The Reds.

Suarez diboyong dari Ajax Amsterdam pada Januari untuk menggantikan peran Fernando Torres yang hengkang ke Chelsea. Pesepakbola Uruguay ini sukses beradaptasi dengan cepat.

Hingga saat ini, Suarez telah menyumbang 11 gol dan 11 assist bagi Liverpool dalam total 27 kali penampilannya. Dengan catatan mengesankan tersebut, tak ayal pria berusia 24 tahun ini telah menjadi idola baru bagi publik Anfield.

Suarez diikat kontrak yang baru akan pada 2016. Namun dia menginginkan bisa lebih lama bermain untuk "Si Merah".

"Aku baru memulai fase dalam karierku yang selalu aku impikan dan apa yang ingin aku lakukan yaitu bermain untuk Liverpool," ucap pemain terbaik Copa America 2011 itu kepada Mirror Football.

"Aku masih punya sisa lima tahun di kontrakku dan aku berpikir di luar itu, aku sudah berpikir tentang bertahan untuk waktu yang lebih lama di Liverpool. Ini klub yang aku suka. Aku merasa sangat bagus berada di kota ini."

"Aku merasa sangat senang. Akan sulit untuk menyamai atmosfirnya, rasa lapar untuk sukses dan kejayaan yang dimiliki klub ini dibanding klub lain."

Secara khusus, Suarez sangat senang dengan manajer tim, Kenny Dalglish yang selalu percaya kepadanya. Meskipun keduanya tidak sering berbicara karena terkendala bahasa.

"Faktanya adalah tidak banyak percakapan dengan Kenny karena kendala bahasa yang itu cukup sulit untukku," sambung dia.

"Tapi dia orang yang memberikan aku kepercayaan dri. Dia orang yang mempercayaiku. Dia orang yang berkata 'Aku ingin Suarez'. Kepercayaan seperti itu adalah sesuatu yang Anda akan balas saat Anda bermain," tutup Suarez


Sumber: http://www.detiksport.com/

Rabu, 09 November 2011

ST12 Menangis Saat Tampil Bertiga



JAKARTA - Jarang terlihat drummer Pepep tampil bersama gitaris Pepeng dan vokalis Charly saat ST12 manggung. Itu terjadi sejak Charly dan Pepep memiliki perbedaan visi di band, puncaknya Charly memutuskan keluar dari ST12 belum lama ini.

Manajer dari Pangeran Cinta Manajemen, Rendy, menuturkan ST12 sempat tampil lengkap di Pare Pare, Sulawesi Selatan. Charly memang masih menjalani kontrak tur di beberapa kota di Indonesia hingga 31 Desember mendatang, sementara ST12 tampil di MNCTV. Setelah itu, Charly dan Pepeng resmi meninggalkan band asal Bandung itu.

Rendy menceritakan momen ST12 tampil bertiga yang penuh haru. Personel ST12 sampai penonton menangis melihat peristiwa langka itu.

“Jadi Charly di depan nangis, Pepeng terus Pepep di belakang juga nangis. Benar-benar mengharukan. Penonton juga kelihatan nangis, mungkin terharu karena besok-besok sudah enggak bisa ngelihat lagi. Tapi itu pemandangan yang gila banget,” cerita Rendy saat berbincang dengan okezone melalui telepon genggamnya, Rabu (9/11/2011).

Setelah Pare-Pare, ST12 tampil di Kota Tanjung Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, Selasa (8/11/2011) malam. Di sana Pepep tidak ikut tampil, seperti mengulangi lagi kejadian ST12 tidak menampilkan Pepep saat live di MNCTV pada 20 Oktober 2011 lalu. Apakah mereka sudah tidak bisa menyatu lagi?

"Sebetulnya Pepep datang saat itu tapi balik lagi, dia ada keperluan keluarga yang sangat mendesak," jelas Pepep meluruskan. (tre)

Sabtu, 05 November 2011

Jumat, 04 November 2011

Jelang Liverpool vs Swansea: Dirk Kuyt Menuju 50



Liverpool - Laga Liverpool kontra Swansea akhir pekan ini akan terasa spesial jika Dirk kuyt bisa mencetak gol. Selain mengakhiri puasa golnya musim ini, Kuyt akan menyusul empat kompatriotnya masuk buku rekor Liga Inggris.

Sejak pindah dari Feyenoord pada musim panas 2006, Kuyt sudah tampil 182 kali di Liga Inggris dan mencetak 49 gol. Torehan gol terbanyaknya dalam semusim terjadi musim lalu, yakni saat mencetak 13 gol.

Musim ini memang belum berjalan baik bagi Kuyt. Posisinya sebagai starter kini perlahan mulai dikurangi di mana Kenny Dalglish lebih sering memasang Jordan Henderson di sayap kanan.

Alhasil belum sekalipun Kuyt mencetak gol dari delapan pertandingan yang sudah dilaluinya. Maka laga kontra Swansea bisa jadi saat yang tepat untuk mengakhirinya.

Dari 20 kali kedua tim bertemu, Swansea cuma dua kali mampu mengakhiri pertandingan tanpa kebobolan. Di 15 pertemuannya di Anfield pada kasta tertinggi Liga Inggris, Liverpool tak pernah gagal mencetak gol.

Jika Kuyt mampu mencetak satu gol maka pesepakbola 31 tahun itu akan menyusul nama-nama seperti Jimmy Floyd Hasselbaink, Ruud van Nistelrooy, Dennis Bergkamp dan Robin van Persie, sebagai pemain Belanda yang sudah mencetak 50 gol di Liga Primer Inggris.

Bisakah Kuyt melakukannya? Kita tunggu setelah 90 menit laga, Sabtu (5/11/2011) malam WIB tuntas.


Sumber: http://www.detiksport.com/

Kamis, 03 November 2011

Dalglish: Cedera Gerrard Hanya Seperti Flu



Liverpool - Steven Gerrard kembali mengalami cedera setelah lima kali tampil bersama Liverpool. Hanya dianggap seperti flu, Kenny Dalglish yakin anak asuhnya itu hanya absen di satu pertandingan Liga Inggris.

Pasca cedera pangkal paha yang memaksanya absen selama enam bulan, Gerrard baru tampil dalam lima laga. Baru dua kali tampil penuh melawan Manchester United dan Norwich City, dia harus kembali absen karena gangguan pergelangan kaki.

Meski cedera tersebut tak terlalu parah, pemain berusia 31 tahun itu sempat diprediksi bakal menepi selama satu bulan. Namun, Dalglish yakin Gerrard bisa pulih lebih cepat.

"Sejak mereka menemukan infeksi itu, Steven benar-benar telah mengalami perkembangan dengan sangat baik. Segala sesuatu berjalan positif baginya," cetus Dalglish yang dikutip Sky Sports.

"Mereka menemukan infeksi itu dan itu hanya tampak sangat ringan seperti flu- Anda tahu Anda pernah merasakan itu, namun Anda tidak tahu darimana itu datang," tambah pelatih yang juga pernah menangani Glasgow Celtic itu.

Dengan penanganan yang intensif dari tim medis The Reds, Dalglish optimistis Gerrad akan dapat segera kembali ke lapangan.

"Namun, mereka menangani dan menanggapinya dengan sangat baik, jadi itu positif bagi dia. Tidak ada yang perlu ditakutkan dari keduanya," tutup Dalglish.

Gerrard diprediksi bakal absen saat Liverpool menjamu Swansea akhir pekan ini. Dengan adanya laga internasional pekan depan, Dalglish berharap waktu itu bisa dimanfaatkan untuk menambah masa pemulihan.



Sumber: http://www.detiksport.com/

Selasa, 01 November 2011

Nomorduakan Clean Sheet, Reina Utamakan Kemenangan Liverpool



Liverpool - Pepe Reina mengaku tak ambil pusing mengenai catatan clean sheet-nya. Meski akan senang jika gawangnya tak kebobolan, namun kemenangan tim adalah hal yang terpenting buat kiper Liverpool ini.

Di musim ini, Reina baru berhasil mencetak tiga kali clean sheet. Kemenangan dengan skor 2-0 atas West Bromwich merupakan laga yang teraktual di mana gawangnya tidak kebobolan.

"Selalu menyenangkan ketika tim bertahan dengan baik dan kami mencetak clean sheet," cetus Reina kepada Liverpool Echo.

"Tapi, aku cuma ingin memenangi pertandingan dan aku menerima kemenangan 2-1 setiap waktu."

Diakui Reina, Liverpool telah mendapatkan kepercayaan diri kembali pasca memetik kemenangan itu. Dia pun menyerukan kepada timnya untuk tetap tampil konsisten.

"Setelah mengalahkan West Brom semua orang sangat senang. Tim bermain sangat baik jadi kami sekarang percaya diri," lanjut kiper Spanyol ini.

"Kami tahu jika kami bermain di level kami tidak banyak tim yang bisa mengalahkan kami jadi kami harus terus menjaga level ini. Kami hanya ingin menjaga momentum untuk terus maju dan bermain di level yang sama seperti saat ini," pungkas Reina.


Sumber: http://www.detiksport.com/

Carroll Kian Nyaman dengan Suarez



Liverpool - Butuh waktu tak sebentar memang untuk Andy Carroll dan Luis Suarez menyatu di lapangan. Kini Carroll kian nyaman berpartner dengan Suarez dan memuji penampilan gemilang rekannya di lini depan itu.

Keduanya adalah pemain yang didatangkan Liverpool di musim dingin lalu dengan total banderol hampir 60 juta poundsterling. Sayang keduanya masih jarang tampil bersamaan karena Carroll masih dalam masa pemulihan pasca cedera.

Di musim ini pun sebenarnya keduanya masih jarang diduetkan oleh Kenny Dalglish mengingat penampilan Carroll belum stabil, sementara Suarez sudah mematenkan satu posisi di lini depan.

Perlahan tapi pasti keduanya mulai menemukan klik saat diduetkan di lini depan. Buktinya adalah saat Liverpool mengatasi West Bromwich Albion kemarin. Carroll mencetak gol kedua tim berkat assist dari Suarez.

Statistik memperlihatkan pada laga kontra WBA itu, Carroll membuat tujuh tembakan ke gawang sementara Suarez empat. Sebelas tembakan dari 16 yang dibuat Liverpool pada laga itu berasal dari keduanya. Dari 86 duel antara pemain, kedua pemain itu membuat total 35.

"Luis adalah pemain hebat yang bekerja keras untuk tim dan senang rasanya bisa berpartner dengannya di lini depan. Luis bergerak kemana-mana, merebut bola, menggiring bola dan melewati pemain. Kami hanya ingin menarik banyak pemain belakang dan membuat ruang sebesar mungkin," tutur Carroll di situs resmi tim.

"Aku rasa itu pergerakan yang bagus untuk golku. Luis mengumpan kepadaku dan aku punya waktu untuk menguasai bola dan mencetak gol. Senang rasanya bisa mencetak gol lagi - tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata," lanjutnya.

"Bermain dengan Luis membuat semuanya menjadi lebih mudah. Aku pikir kami bagus bila bermain bersama dan kuharap itu dapat berlanjut."

"Tidak ada pemain yang lebih baik dari Luis di Premier League. Sangat fantastis memilikinya dalam tim. Dia bisa membuat peluang dan mencetak gol. Dia adalah pemain serba-bisa dan dia menunjukkannya lagi," tuntas Carroll.

Satu statistik lagi mencatat jika empat gol yang dicetak Suarez sejauh ini, hadir jika ia dipasang dengan Carroll di lini depan, terkecuali saat menang 2-0 dari Arsenal.

So, apakah Dalglish harus berpikir panjang lagi untuk menduetkan Suarez dan Carroll di lini depan?


Sumber: http://www.detiksport.com/