Selasa, 31 Januari 2012

Dalglish Puji Carroll



Wolverhampton - Manajer Liverpool Kenny Dalglish puas dengan performa timnya usai menang atas Wolverhampton Wanderers. Secara khusus ia juga memuji Andy Carroll.

Carroll menyumbang satu gol dalam kemenangan di Molineux Stadium, Rabu (1/2/2012) dinihari WIB. Total, The Reds menang 3-0 berkat tambahan gol dari Craig Bellamy dan Dirk Kuyt.

Untuk Carroll, itu mengakhiri paceklik golnya di liga setelah kali terakhir bikin gol di ajang itu pada 29 Oktober 2011--ia sempat bikin gol di Piala FA Januari lalu.

Penampilan Carroll itu tak ayal menuai pujian khusus dari Dalglish, yang secara umum mengaku juga puas dengan para pemainnya.

"Kami puas dengan (penampilan) semua pemain. Sebuah penyelesaian akhir yang bagus pada gol pertama. Sebuah umpan terobosan yang bagus dari Charlie Adam dan penyelesaian yang hebat dari Andy yang bermain sangat baik," puji Dalglish di BBC.

Sejauh ini kritik acap diarahkan ke Carroll yang kontribusinya untuk Liverpool dinilai masih sangat minim. Tetapi di mata Dalglish, pemain bersangkutan selama ini tetap punya kontribusi yang tidak kecil, kendatipun ukurannya tak semata gol.

"Ia adalah pemain Liverpool dan ia akan banyak berkontribusi untuk kami. Sabtu lalu ia berperan atas gol Dirk Kuyt saat melawan Manchester United dan ia juga melakukan hal yang sama untuk Craig Bellamy saat melawan Bolton."

"Jika ia mendapat satu gol maka bagus, tapi kontribusinya sungguh fantastis," pungkas manajer asal Skotlandia itu.


Sumber: detiksport.com

Liverpool Bekuk Wolves 3-0



Wolverhampton - Tiga poin berhasil dibawa pulang Liverpool dalam lawatannya ke markas Wolverhampton Wanderers. 'Si Merah' menang tiga gol tanpa balas alias 3-0.

Di Molineux Stadium, Rabu (1/2/2012) dinihari WIB, Liverpool belum kuasa menjebol gawang lawan di paruh pertama pertandingan. Gol yang dinanti akhirnya baru lahir pada menit 52 lewat Andy Carroll.

Unggul 1-0, Liverpool terus menekan. Hasilnya, Craig Bellamy dan Dirk Kuyt menambah gol lagi untuk tim tamu.

Tambahan tiga angka itu membuat Liverpool kini mengoleksi 38 poin dari 23 pertandingan dan untuk sementara naik ke posisi lima klasemen.

Jalannya Pertandingan

Liverpool menekan sedari menit awal. Pada menit tiga, Carroll meneruskan umpan silang Bellamy ke Kuyt. Usaha pertama Kuyt bisa diblok Hennessey sementara usaha keduanya justru gagal.

Wolves membalas pada menit 11. David Edwards sukses merangsek masuk ke dalam pertahanan Liverpool dan membuat Reina melakukan penyelamatan.

Tiga menit berselang Edwards kembali mengancam meski kali ini bola hasil sundulan kepalanya masih melebar dari sasaran.

Bellamy kemudian beraksi pada menit 21. Sepakan jarak jauhnya melaju deras ke gawang Wolves meski akhirnya harus berakhir di tangan Hennessey.

Dua menit berselang Agger yang mengancam gawang Wolves. Bola hasil sepak pojok Bellamy ditanduk Agger kendati Hennessey masih bisa mencegah si kulit bundar masuk ke dalam gawangnya.

Giliran Wolves menekan lagi pada menit 28. Kali ini bola ditanduk Fletcher meski arahnya belum tepat sasaran.

Liverpool akhirnya memimpin di menit ke-52. Umpan silang Adam berhasil diteruskan dengan sepakan Carroll untuk menjebol gawang Wolves.

Bellamy menggandakan keunggulan Liverpool pada menit 61. Menerima umpan Spearing, Bellamy menyepak bola yang lantas melewati halauan Hennessey.

Spearing kembali mengirim bola pada menit 75, kali ini ke Kuyt. Dari luar kotak penalti, bola kemudian Kuyt sepak ke arah gawang meski belum mengubah kedudukan.

Gol ketiga Liverpool akhirnya lahir pada menit 78. Dari serangan cepat, Adam mengoper bola ke Kuyt yang kemudian menjebol gawang Wolves untuk bikin skor jadi 3-0.


Susunan Pemain

WOLVES: Hennessey, Foley, Berra, Johnson, Ward, Knightly (Ebanks-Blake 61'), Johnson (Hunt 61'), Frimpong (Milijas 83'), Edwards, Jarvis, Fletcher.

LIVERPOOL: Reina, Johnson, Skrtel, Agger (Carragher 80'), Enrique, Spearing, Adam (Shelvey 80'), Henderson, Kuyt (Aurelio 90'), Carroll, Bellamy.


Sumber: detiksport.com

Ulang Penampilan Lawan Duo Manchester, Liverpool!



Liverpool - Martin Skrtel menyebut penampilan Liverpool saat menyingkirkan duo Manchester di Piala Liga dan Piala FA sebagai standar performa mereka. Untuk itu ia ingin Liverpool mengulangnya di Premier League.

Performa Liverpool di pentas Premier League terbilang masih inkonsisten. Terakhir mereka kalah dari tim papan bawah, Bolton Wanderers, yang membuat Kenny Dalglish melontarkan kritiknya pada permainan Liverpool.

Berbeda dengan di Premier League, The Reds justru tampil impresif di Piala Liga dan Piala FA. Mereka bahkan menyingkirkan Manchester City dan Manchester Uniter di dua kompetisi domestik itu.

City mereka singkirkan dalam pertandingan dua leg semifinal Piala Liga. Menang 1-0 di leg pertama, Steven Gerrard dkk. bermain imbang 2-2 dengan City di leg kedua dan berhak lolos ke final dengan keunggulan agregat 3-2.

Dua hari berselang, giliran 'Setan Merah' yang mereka kalahkan di putaran keempat Piala FA. Liverpool menang 2-1 atas tim besutan Sir Alex Ferguson itu dan maju ke putaran kelima.

Bagi Skrtel, penampilan melawan dua klub asal kota Manchester itu adalah standar penampilan yang seharusnya ditampilkan Liverpool. Karena itu, ia ingin para punggawa Liverpool mengulang performa mereka itu saat melawat ke markas Wolverhampton, Rabu (1/2/2012) dinihari WIB.

"Aku pikir dua hasil itu (melawan City dan MU) adalah respon sempurna pada kritik," sahut bek berkebangsaan Slovakia ini seperti dilansir ESPN Star.

"Itu adalah dua laga sulit tapi sekarang ini adalah pertandingan liga dan kami perlu mengulang penampilan di dua laga itu."

"Kami harus fokus di laga melawan Wolves karena ini laga akan mirip dengan laga saat lawan Bolton. Mereka akan mengandalkan fisik dan kami harus mengatasinya dan meraih hasil di sana," tegasnya.


Sumber: detiksport.com/

Kisah Sepasang Burung Barn Swallow (Hirundo Rustica)


Burung betina ini terluka dengan kondisi yang parah


Sang jantan membawakan makanan dan menjaga si betina dengan kasih sayang dan perhatian



Si jantan masih membawa makanan tapi kaget dengan kematian pasangannya dan berupaya menggerakkan tubuh tak bernyawa itu


Si jantan sadar kalau si betina sudah mati dan tidak akan bersamanya lagi, si jantanpun menangis dengan penuh duka


Si jantan tetap mendampingi sang betina dengan jeritannya yang pilu karena kematian pasangannya


Walaupun akhirnya si Jantan sadar bahwa si betina tak mungkin hidup lagi dan telah meninggalkannya, si jantan tetap mendampingi itu dengan segala kesedihan


Foto ini diambil oleh seorang fotografer amatir di Republik Ukraina, dimana seekor burung jantan mencoba untuk menyelamatkan si betinanya dari kematian. Jutaan orang di Amerika dan Eropa sangat tergugah setelah melihat gambar2 ini.

Menurut beritanya si fotografernya menjual gambar2 ini dengan harga yang sangat murah kepada salah satu koran terkenal di Perancis. Pada pagi hari koran tersebut terjual habis karena gambar2 ini.

Minggu, 29 Januari 2012

Dalglish: Kalahkan MU Selalu Jadi Capaian Hebat



Liverpool - Usai mendepak Manchester City di ajang Piala Liga Inggris, Liverpool menyingkirkan Manchester United di Piala FA. Mengalahkan The Red Devils, di kompetisi apapun itu, disebut Kenny Dalglish selalu jadi raihan yang spesial.

Baru tengah pekan lalu The Reds mendepak City dari ajang Piala Liga Inggris setelah bermain sama kuat 2-2 di Anfield. Skor tersebut sudah cukup mengantar Liverpool ke final setelah menang 1-0 pada pertemuan pertama.

Dan berselang tiga hari kemudian, Sabtu (28/1/2012) malam WIB, Stevan Gerrard cs kembali mampu meraih kemenangan dalam laga sulit menjamu MU. Kembali dalam pertandingan yang digelar di kandang sendiri, Liverpool menang 2-1.

"Itu sebuah upaya yang fantastis dari pemain-pemain kami setelah apa yang mereka lalui di Rabu malam. Untuk meminta mereka kembali dan bermain di Sabtu pagi mungkin sedikit memaksakan. Tapi komitmen, sikap dan hasrat untuk memenangi pertandingan sungguh fantastis," sahut Kenny Dalglish menyanjung anak didiknya.

Di depan pendukungnya sendiri, Daniel Agger sempat membawa Liverpool unggul di menit 20 sebelum Park Ji Sung menyamakan skor enam menit jelang turun minum. Adalah gol dari Dirk Kuyt yang kemudian jadi penentu kemenangan tuan rumah.

"Sanjungan saya tak akan cukup pada mereka (pemain) atas performa yang sudah ditunjukkan hari ini. Bisa mengalahkan Manchester United adalah raihan hebat buat siapapun," tuntas dia di situs resmi klub.


Sumber: detiksport.com

The Reds Menang Berkat Komitmen dan Kebesaran Hati



Liverpool - Liverpool melaju ke babak kelima Piala FA setelah menyingkirkan Manchester United. Kenny Dalglish menyebut komitmen dan kebesaran hati anak-anak didiknya jadi kunci kemenangan.

Dalam laga di Anfield Stadium, Sabtu (28/1/2012) malam WIB, The Reds unggul tipis 2-1 atas The Red Devils. Dua gol Liverpool yang dicetak oleh Daniel Agger dan Dirk Kuyt hanya mampu dibalas sebiji gol dari Park Ji-sung.

Melihat skuad Liverpool yang terus berjuang hingga akhir pertandingan untuk meraih kemenangan, Dalglish tak segan memberikan pujian.

"Para pemain menunjukkan komitmen yang luar biasa dan juga hati yang besar. Kami bergantung pada itu dan kemudian Dirk Kuyt mencetak golnya yang ke-50 untuk klub untuk memenangi pertandingan melawan Manchester United - jadi kami begitu gembira," sebut Dalglish di BBC.

Tak hanya para pemain yang mendapat pujian dari Dalglish, sikap dewasa yang ditunjukan oleh pendukung kedua klub di dalam stadion pun tak luput dari sanjungan manajer asal Skotlandia itu.

"Kedua kelompok suporter bersikap baik dan sebuah acuan yang bagus bagi masing-masing klub. Ada banyak ejekan bersahabat antara mereka dan itu adalah cara yang semestinya," tambah manajer berusia 60 tahun itu.

Sebelum laga, kedua klub khawatir situasi di dalam stadion bakal panas pasca kasus rasial yang melibatkan Patrice Evra dan Luis Suarez pada laga di tempat yang sama 15 Oktober tahun lalu. Meski wing back asal Prancis itu kerap dapat sorakan dari Liverpudlian, toh tak ada insiden negatif terjadi sepanjang laga.


Sumber: detiksport.com

Liverpool Unjuk Gigi dengan Singkirkan Klub Manchester Lagi



Liverpool - Liverpool baru saja menyingkirkan Manchester United di Piala FA. Ditambah dengan hasil positif atas Manchester City di Piala Liga Inggris, Liverpool pun dinilai masih sangat mampu bersaing dengan tim-tim terbaik.

'Si Merah' melaju ke babak kelima Piala FA usai menundukkan MU dengan skor 2-1, Sabtu (28/1/2012) malam WIB. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Dirk Kuyt beberapa menit jelang laga berakhir.

Hasil itu dituai Liverpool setelah beberapa hari sebelumnya juga menyungkurkan City di Piala Carling, menyusul hasil 2-2 di leg kedua babak semifinal.

Dapat dikatakan, meski di Liga Primer Inggris Liverpool masih tercecer di posisi tujuh klasemen, keberhasilan menyingkirkan duo Manchester, yang mengisi dua tangga teratas klasemen, memberi bukti kalau Anfield Gang masih sangat punya taji.

"Hari ini kami membuktikan bahwa kami mampu bersaing dengan tim terbaik," seru Kuyt di BBC.


Sumber: detiksport.com

Gerrard Puji Carroll



Liverpool - Andy Carroll memang tak mencetak gol kala Liverpool menyingkirkan Manchester United. Tapi Carroll berperan penting dalam terciptanya dua gol kemenangan The Reds.

Dalam laga babak keempat Piala FA yang dihelat di Anfield, Sabtu (28/1/2012) malam WIB, Liverpool sukses menang 2-1 atas musuh bebuyutannya MU.

Tuan rumah sempat unggul lewat Daniel Agger sebelum disamakan Park Ji Sung. Gol Dirk Kuyt di penghujung laga memastikan kemenangan timnya.

Sekali lagi tak ada memang nama Carroll dalam daftar pencetak gol Liverpool meskipun penyerang 22 tahun itu dipasang sebagai starter. Tapi ia berperan dalam terciptanya gol-gol 'Si Merah'.

Di gol pertama, Carroll yang berdiri tepat di depan gawang mengganggu pergerakan David De Gea dan menarik bek-bek MU untuk menjaganya. Ketika bola korner meluncur ke kotak penalti, Agger dengan mudah menanduk bola ke dalam gawang, di saat sebagian bek MU dan De Gea berkonsentrasi ke Carroll.

Peran Carroll di gol kedua adalah ia yang mengumpan kepada Kuyt setelah memenangi duel udara dari bola panjang Pepe Reina. Bola melewati penjagaan Patrice Evra dan dengan mudah dieksekusi Kuyt.

"Andy Carroll adalah pemain bagus. Jika bukan karena dia hari ini mungkin kami tidak akan lolos - dia sangat berkontribusi hari ini," puji kapten Liverpool, Steven Gerrard, seperti dilansir BBC.

Tak hanya Carroll, Gerrard pun melontarkan pujian serta rasa terima kasih kepada dukungan Liverpudlian yang hadir di laga itu dan sepanjang laga menyemangati tim kesayangannya itu.

"Fans Liverpool juga luar biasa. Mereka sadar kami sangat kelelahan sejak pertengahan pekan lalu (ketika Liverpool menyingkirkan Man City di Piala Liga Inggris), tapi mereka jadi penyuntik semangat kami," tuntas Gerrard.


Sumber: detiksport.com

Liverpool Singkirkan MU



Liverpool - Liverpool menang 2-1 atas Manchester United dan berhak maju ke babak kelima Piala FA. Gol penentu kemenangan 'Si Merah' dibuat oleh Dirk Kuyt di menit-menit akhir pertandingan.

Di Anfield, Sabtu (28/1/2012) malam WIB, Liverpool unggul lebih dulu lewat gol Daniel Agger menyusul sebuah sepak pojok pada menit 21. MU bisa membalas dengan cepat di menit ke-39.

Di paruh kedua, kedua kesebelasan saling serang dengan Liverpool relatif lebih banyak mencatatkan peluang. Hasilnya, dua menit menjelang bubaran Dirk Kuyt yang masuk sebagai pemain pengganti menjebol gawang MU.

Hasil itu membuat 'Setan Merah' tersingkir dari Piala FA sekaligus mengirim Liverpool ke babak kelima ajang tersebut.

Jalannya Pertandingan

Serangan pertama dari Liverpool. Pada menit empat, Maxi Rodriguez melepaskan tembakan keras yang bisa ditepis De Gea seraya meregangkan tubuhnya.

Valencia melepaskan umpan silang ke kotak penalti pada menit delapan. Park menyundulnya dan kemudian Giggs menyongsong bola dengan sepakan keras. Bola tepat ke Reina.

Tembakan keras dari Valencia pada menit 17 tak bisa dihentikan bek Liverpool dan Reina. Bola melingkar deras menuju gawang, tapi akhirnya cuma membentur tiang.

Liverpool memimpin di menit ke-20. Dari sebuah sepak pojok, bola dilayangkan ke muka gawang dan Agger menanduknya untuk mengubah skor jadi 1-0.

Dari serangan balik pada menit 24, Gerrard menggiring bola dan kemudian menendangnya. Tapi usahanya menggandakan keunggulan Liverpool belum sukses karena bola melambung jauh dari sasaran.

MU membuat skor jadi 1-1 pada menit 39. Dari sisi kanan, Rafael menggiring bola dan melepaskan umpan ke depan gawang. Park menyambut dengan tendangan langsung ke pojok bawah gawang.

Pemain MU mengklaim penalti pada menit 50 karena menganggap bek Liverpool menyentuh bola ketika hendak menghalaunya dari kotak penalti. Tapi wasit tidak sependapat.

Gawang MU dalam bahaya selang dua menit. Pada menit 55, De Gea membuat kesalahan dalam mengoper bola di kotak penalti sehingga bola bisa dikuasai Downing. Dua menit setelahnya, Smalling terpeleset ketika hendak membuang bola.

MU kemudian coba melakukan serangan cepat dengan Welbeck berhasil mengejar bola umpan jauh. Ia coba mengecoh Reina yang maju meninggalkan gawangnya, tapi bola akhirnya bisa disontek Skrtel. Sebuah halauan krusial dari Skrtel.

Dari tendangan bebas pada menit 66, Gerrard mengirim bola tepat ke gawang MU. Tapi De Gea bereaksi dengan baik dan menangkap bola.

Serangan demi serangan dilancarkan Liverpool, salah satunya pada menit 82 meski tandukan Kuyt masih melebar dari sasaran.

Pada menit 88, bola dari Reina diumpan jauh ke depan. Carroll menanduk bola ke arah Kuyt yang ada di kanannya. Evra telat menutup gerakan Kuyt dan bola pun ia kirim ke dalam gawang MU.

Susunan Pemain:

LIVERPOOL: Reina; Kelly, Skrtel, Carragher (Kuyt' 63), Agger, Jose Enrique; Maxi (Adam 63'), Henderson, Gerrard (Bellamy 72'), Downing; Carroll

MAN UTD: De Gea, Rafael, Smalling, Evans, Evra, Valencia, Carrick, Scholes (Hernandez 76'), Giggs (Berbatov 90'), Park, Welbeck.


Sumber: detiksport.com

Jumat, 27 Januari 2012

The Reds Ingin Singkirkan Klub Manchester Lagi



Liverpool - Liverpool sudah berhasil menyingkirkan satu klub Manchester di Piala Liga Inggris. Saat tampil di Piala FA, The Reds berharap bisa menyingkirkan klub Manchester lainnya.

Liverpool baru saja menyingkirkan Manchester City di semifinal Piala Liga Inggris. Mereka menang agregat 3-2 dan selanjutnya akan bertemu Cardiff City di final.

Sabtu (28/1/2012) malam WIB nanti, tim asuhan Kenny Dalglish ini akan bertemu klub Manchester lainnya, Manchester United, di babak keempat Piala FA. Mereka pun berharap bisa mengulang kesuksesan kala melawan City.

"Akan hebat kalau kami bukan cuma bisa menyingkirkan City dari Piala Carling, tapi kemudian menyingkirkan United di Piala FA," jelas striker Liverpool, Dirk Kuyt, di Mirror.

"Kami sudah menetapkan sebuah tolok ukur melawan City. Kami harus memastikan bahwa kami bermain dengan usaha yang sama dan saya yakin kami akan baik-baik saja," tambahnya.

"Percayalah, anak-anak lebih daripada siap untuk akhir pekan ini," kata pemain berpaspor Belanda ini. 


Sumber: detiksport.com

Gerrard Minta Liverpudlian Kalem



Liverpool - Duel Liverpool versus Manchester United di babak keempat Piala FA berpotensi berlangsung panas. Meski demikian, Steven Gerrard meminta fans The Reds untuk tetap kalem.

Pertandingan di Anfield, Sabtu (28/1/2012) malam WIB, adalah laga pertemuan pertama antara Liverpool dan MU sejak kasus rasisme antara Luis Suarez dan Patrice Evra. Dalam laga tersebut, Suarez belum bisa tampil karena masih menjalani skorsing, sementara Evra akan tampil sejak awal.

Di Anfield nanti, Evra berpotensi jadi bahan cemoohan Liverpudlian terkait kasusnya dengan Suarez. Tapi, Gerrard berharap hal itu tak terjadi.

"Kami semua tanggung jawab untuk memastikan bahwa pertandingan ini akan dikenang karena sepakbola," ucap Gerrard yang dikutip Soccernet.

"Ada persaingan hebat antara Liverpool dan Manchester United dan pastinya akan ada hal-hal di surat kabar dan olok-olok di antara fans," tambahnya.

"Tapi, akan fantastis kalau ini dikenang karena jadi pertandingan top. Dan dari sudut pandang kami, kemenangan Liverpool," ujar sang kapten.

"Kami tak menginginkan halaman depan surat kabar dari pertandingan ini yang berisi kisah-kisah di luar pertandingan sepakbola antara dua tim top -- dan mungkin tim terbaik yang menang," pungkasnya.


Sumber: detiksport.com

Kuyt: Saatnya Liverpool Tuntaskan Puasa Gelar



Liverpool - Sejak bergabung dengan Liverpool belum sekalipun Dirk Kuyt mengangkat piala. Saat kesempatan itu datang di Piala Liga Inggris, ia bertekat mengakhiri puasa serta mempersembahkan trofi buat The Reds.

The Reds terakhir kali mengangkat trofi pada tahun 2006. Mereka meraih Piala FA setelah mengalahkan West Ham di babak final.

Kuyt sendiri belum pernah meraih gelar selama berseragam Liverpool. Capaian tertingginya bersama Liverpool adalah menjadi runner up di Liga Champions musim 2006/2007.

Kini usai menjejakkan kaki di final Piala Liga, penyerang asal Belanda ini berharap Liverpool bisa menuntaskannya dengan kemenangan. Tak hanya itu, Kuyt juga berharap Piala Liga hanya akan jadi gelar pembuka sebelum gelar-gelar yang lain untuk Liverpool.

"Apa yang bisa kami ubah adalah masa depan dan semoga akan ada banyak trofi datang dan Piala Liga akan jadi yang pertama," ucap Kuyt pada Sky Sports.

"Aku datang ke sini untuk memenangi trofi dan itulah semangat dari para pemain, manajer, dan klub jadi bagus untuk kembali dalam persaingan dan semoga kami bisa terus melaju."

"Kami sangat ingin memenangi gelar - sudah lama untuk kami - dan itulah targetnya. Luar biasa bisa ada di final dan semoga kami bisa menyelesaikannya," tuntasnya


Sumber: detiksport.com

Gerrard Juga Targetkan Final Piala FA



Liverpool - Keberhasilan Liverpool melangkah ke final Piala Liga Inggris membuat Steven Gerrard percaya diri. Stevie G ingin timnya juga meraih hasil serupa di Piala FA.

Liverpool melaju ke final setelah bermain imbang 2-2 melawan Manchester City di Anfield, Kamis (26/1/2012). Di laga puncak mereka akan berhadapan dengan Cardiff City, yang melaju setelah menyingkirkan Crystal Palace.

The Reds bakal menghadapi tim asal Manchester lainnya akhir pekan ini; Manchester United, yang mana belum pernah meraih kemenangan di Anfield dalam empat pertemuan terakhir di sana.

Catatan tersebut bisa berarti bagus untuk Liverpool, namun skuad arahan Kenny Dalglish ini hanya punya waktu 48 jam setelah laga melawan City untuk bersiap diri.

Toh, tetap saja Gerrard optimistis. "Kami harus mempersiapkan diri dan memulihkan diri karena dalam waktu 48 jam kami punya laga besar di Piala FA," ujarnya di situs resmi klub.

"Kami ingin melakukan hal yang sama (lolos ke final) di kompetisi itu. Kami ingin melaju sejauh mungkin," lanjutnya.

Dalam pertemuan terakhir di Anfield, Liverpool ditahan imbang 1-1 oleh The Red Devils. Ketika itu, Gerrard menyumbang sebuah gol lewat tendangan bebas.


Sumber: detiksport.com

Kamis, 26 Januari 2012

Lawan MU, Kuyt Berharap Dimainkan



Liverpool - Dirk Kuyt mengaku tak puas dengan jumlah pertandingan yang ia mainkan musim ini. Ia berharap bisa lebih terlibat dalam laga-laga penting Liverpool, termasuk melawan Manchester United di Piala FA.

Kuyt yang belum mencetak satu golpun memang tak selalu menjadi pilihan utama Kenny Dalglish. Musim ini ia tampil 12 kali sebagai starter dan tujuh kali sebagai pemain pengganti.

"Jelas aku tidak senang dengan jumlah laga yang sudah aku mainkan musim ini," ujar pemain asal Belanda itu di situs resmi klub.

"Tapi aku hanya ingin lebih terlibat, khususnya di laga penting dan mencoba untuk bekerja keras dan menunjukkan diriku di laga seperti itu."

Kuyt dimainkan sejak awal saat Liverpool menghadapi City di leg II semifinal Piala Liga, Kamis (26/1/2012) dinihari WIB lalu. Kini usai membantu timnya memastikan tiket ke final, Kuyt berharap Dalglish akan memainkannya lagi saat Liverpool menghadapi MU di putaran empat Piala FA, Sabtu (28/1/2012) waktu setempat.

"Semoga aku bisa terlibat lagi di pertandingan hari Sabtu karena semua pemain di ruang ganti tidak sabar menunggu laga berikutnya," harapnya.

"Itu bagus kami menjalani dua laga besar dalam satu minggu dan kami semua sudah fokus pada laga berikutnya dan kami sangat ingin memenanginya," tegas pemain bernomor punggung 18 itu.


Sumber: detiksport.com

Rabu, 25 Januari 2012

'Liverpool Tak Ingin Senasib dengan Arsenal'



Liverpool - Liverpool tentu akan difavoritkan pada laga final Piala Liga Inggris melawan Cardiff City. Tapi Steven Gerrard meminta The Reds tak jemawa jika tak ingin bernasib seperti Arsenal musim lalu.

Hasil imbang 2-2 kontra Manchester City di leg kedua semifinal Piala Liga Inggris di Anfield dinihari tadi, membuat The Reds lolos ke final dengan unggul agregat 3-2.

Ini adalah final pertama mereka dalam kurun waktu lima tahun terakhir, setelah terakhir tampil di final Liga Champions 2007. Lawan mereka di Wembley 26 Februari mendatang adalah Cardiff.

Jika ditilik dari sejarah klub serta pemain yang dipunyai, Cardiff bukanlah tandingan bagi pemilik 18 gelar juara Liga Inggris itu. Liverpool sudah pasti akan diunggulkan untuk merebut titel Piala Liga Inggris ke-8 mereka.

"Hasil yang sangat bagus untuk semuanya yang berperan di Piala Liga Inggris sejauh ini, tapi pesan pentingnya sekarang adalah semua ini belum selesai," tukas Gerrard di situs resmi tim.

Gerrard memang sangat mewanti-wanti rekannya agar tak memandang sebelah mata Cardiff karena tim itu pun bisa mengejutkan, seperti apa yang dilakukan Birmingham City musim lalu.

Tak difavoritkan saat partai final kontra Arsenal, The Brummies malah menjadi juara setelah menang 2-1. Hal itulah yang tak diinginkan Gerrard yakni Liverpool mengalami nasib serupa dengan The Gunners.

"Arsenal harus takluk dari Birmingham musim lalu ketika mereka sangat difavoritkan. Saya yakin jika kami akan difavoritkan, tapi kami harus merespek Cardiff dan tampil seperti apa yang kami tunjukkan malam ini," lanjutnya.

"Ini akan jadi laga terbesar dalam hidup mereka dan mereka sudah siap untuk itu.Mereka akan bermain di level yang tidak pernah mereka mainkan sebelumnya. Jadi penting untuk kami tidak menurunkan standar kami. Kami harus meningkatkan permainan kami dan jika kami melakukannya, saya yakin kami bisa juara," pungkasnya.


Sumber: detiksport.com

Final Piala Carling Spesial Buat Bellamy



Liverpool - Craig Bellamy jadi pahlawan dengan meloloskan Liverpool ke final Piala Liga Inggris. Di partai puncak Bellamy akan berhadapan dengan klub asal kota kelahirannya, Cardiff City.

Bellamy mencetak gol penyama kedudukan saat Liverpool dalam keadaan tertinggal 1-2 dari Manchester City di leg kedua Semifinal Piala Carling, Kamis (26/1/2012) dinihari WIB.

Gol pamungkas itu membuat pertandingan selesai di skor 2-2 dan The Reds lolos ke final pertama mereka dalam lima tahun terakhir. Mereka bisa mengakhiri puasa gelar selama enam tahun pun saat bertemu Cardiff di New Wembley, 26 Februari mendatang.

Usai pertandingan Bellamy, yang bermain baik di laga itu, kebanjiran pujian dari rekan-rekan setimnya.

Catatan lain buat pesepakbola 32 tahun itu adalah ia akan menghadapi klub asal kota kelahiranya, yang juga ia perkuat musim lalu dengan status pinjaman dari City.

Bellamy tampil sebanyak 35 kali dan menyumbang 11 gol buat Cardiff. Maka ia menyebut laga di New Wembley nanti jadi momen spesial dalam kariernya.

"Firasat saya bagus menjelang laga Rabu malam kemarin, usai saya melihat Cardiff melaju ke final," tutur Bellamy seperti dilansir ESPN Star.

"Saya merasa senang dengan keberhasilan mereka dan ini tak lain adalah final yang sangat hebat bagi saya," lanjutnya.

"Cardiff berarti banyak bagiku. Sepakbola terkadang menyimpan hal-hal yang unik," tuntasnya.


Sumber: detiksport.com

Setelah City, Liverpool Kembali Hadapi Klub Manchester



Jakarta - Liverpool berhasil menyingkirkan Manchester City di Piala Liga dan akan berjumpa Manchester United di Piala FA akhir pekan ini. Sejauh ini The Reds cukup bagus melawan klub kota Manchester.

Meski masih inkonsisten di Premier League, tapi Liverpool cukup impresif di dua turnamen piala domestik. Di Piala Carling mereka dipastikan tampil di final untuk melawan Cardiff City.

Di Piala FA mereka mengawalinya dengan sangat baik, menang telak 5-1 atas Oldham Athletic di babak ketiga. Hari Sabtu lusa mereka akan melakoni pertandingan keduanya di putaran keempat, melawan "Setan Merah".

Kedua tim sudah bertemu satu kali di liga musim ini, pada 15 Oktober lalu. Tidak ada pemenang di laga tersebut, publik Anfield menyaksikan papan skor 1-1.

Jika dikaitkan dengan dua klub kota Manchester, Liverpool total sudah lima kali berduel dengan City maupun MU di musim ini. Mereka empat kali melawan City di liga dan Piala Liga, dan sekali melawan MU.

Steven Gerrard dkk hanya kalah satu kali dari City, yakni 0-3 di Premiership di Etihad Stadium. Di perjumpaan pertama mereka bermain 1-1, lalu menang 1-0 di leg pertama semifinal Piala Carling, dan tadi malam seri 2-2 di leg kedua -- dan lolos ke final.

"(Lolos ke final Piala Carling) bukanlah akhir ambisi kami Kami ingin berlanjut dan bekerja semampu kami dari sekarang sampai akhir musim," tukas manajer Kenny Dalgsligh dikutip dari situs resmi Liverpool.

"Kami akan menikmati sebentar momen malam ini, dan kemudian berkonsentrasi untuk pertandingan yang sulit di hari Sabtu," tambahnya.

Hasil Liverpool melawan klub kota Manchester musim ini:

15/10/2011 Liverpool 1-1 Man Utd (liga)
27/11/2011 Liverpool 1-1 Man City (liga)
03/01/2012 Man City 3-0 Liverpool (liga)
11/01/2012 Man City 0-1 Liverpool (Piala Liga)
25/01/2012 Liverpool 2-2 Man City (Piala Liga)
28/01/2012 Liverpool ?-? Man Utd (Piala FA)


Sumber: detiksport.com

Malam yang Luar Biasa untuk Liverpool



Liverpool - Kenny Dalglish tak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas keberhasilan Liverpool lolos ke final Piala Liga Inggris. Baginya ini adalah malam yang luar biasa untuk semua orang di Liverpool.

The Reds memastikan tiket ke final usai bermain imbang 2-2 dengan Manchester City di Anfield, Kamis (26/1/2012) dinihari WIB, di laga leg II babak semifinal PIala Liga. Hasil itu membuat Liverpool unggul dengan agregat 3-2 usai menang 1-0 di leg I.

Tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu setelah City mencetak gol lewat Nigel De Jong. Namun Steven Gerrard membawa Liverpool menyamakan kedudukan lewat eksekusi penaltinya lima menit sebelum jeda.

City sempat menghidupkan harapan untuk lolos usai Edin Dzeko membobol gawang Pepe Reina di menit 67. Tapi Craig Bellamy kemudian memastikan tiket ke final untuk Liverpool lewat golnya tujuh menit kemudian.

Permainan yang ditunjukkan Daniel Agger dkk itu membuat Dalglish melontarkan pujiannya. Ia menilai Liverpool layak melaju ke babak final.

"Saya pikir itu adalah penampilan yang sangat bagus. Meski pertandingan berakhir seri, kami pantas lolos ke final," tutur Dalglish pada Sky Sports.

"Para pemain luar biasa malam ini dan pantas mendapat pujian, dan semua orang di dalam skuad membantu kami untuk lolos."

Dalglish tak hanya memuji permainan yang ditunjukkan para pemainnya. Manajer Liverpool itu juga berterima kasih pada para Liverpudlian yang selalu mendukung mereka.

"Para suporter juga luar biasa dan ini adalah hadiah untuk mereka dan untuk loyalitas yang mereka tunjukkan, jadi untuk semua orang di Liverpool ini adalah malam yang fantastis," tutupnya.


Sumber: detiksport.com

Bellamy Jadi Pembeda



Liverpool - Gol Craig Bellamy sukses menyamakan skor guna memastikan Liverpool mendapat tiket ke final Piala Liga Inggris. Striker Wales itu pun mendapat pujian dari sang kapten, Steven Gerrard.

Memainkan laga leg II babak semifinal, Kamis (26/1/2012) dinihari WIB, City yang ketinggalan agregat 1-0 berhasil mencuri gol lewat Nigel de Jong di menit 31 untuk membuka skor pertandingan.

Penalti Gerrard menjelang turun minum menjadikan skor sama kuat. Gol Edin Dzeko di menit 67 menghidupkan asa City namun tujuh menit berselang harapan itu musnah berkat setelah Bellamy merobek gawang The Citizens.

Dengan skor akhir 2-2, Liverpool unggul agregat 3-2 dari City dan berhak maju ke partai puncak untuk menghadapi Cardiff di Wembley, bulan depan.

"Craig Bellamy yang membedakan pada malam hari ini," puji Gerrard sebagaimana dikutip BBC.

"Kecepatannya selalu menjadi ancaman dan ketika sebuah kesempatan jatuh kepadanya kami tahu dia bisa menuntaskannya," lanjutnya.

Meski hanya bertemu dengan Cardiff yang berlaga di divisi Championship, Gerrard enggan meremehkan lawan. Ia berkaca pada final musim lalu dimana Arsenal dikalahkan tim yang kelasnya di bawah mereka, Birmingham City.

"Aku pikir Arsenal meremehkan Birmingham pada tahun lalu jadi kami harus menunjukkan respek kepada Cardiff, tampil seperti malam ini dan aku yakin kami bisa mendapatkan trofi itu," pungkas Stevie G.


Sumber: detiksport.com

Piala Liga Inggris: Imbang dengan City, Liverpool ke Final



Liverpool - Liverpool maju ke final Piala Liga Inggris usai bermain imbang 2-2 dengan Manchester City di laga leg II babak semifinal. Hasil ini meloloskan The Reds ke partai puncak dengan keunggulan agregat 3-2.

Bermain di Anfield, Kamis (26/1/2012) dinihari WIB, Liverpool langsung tampil menekan sejak awal. Meski begitu, tuan rumah malah kecolongan menyusul gol Nigel De Jong di menit 31.

Kapten Steven Gerrard kemudian sukses menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti pada menit 40. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama ditutup.

Di babak kedua, City membalikkan keadaan sekaligus menghidupkan asa lolos usai Edin Dzeko mencetak gol di menit 67. Namun, Craig Bellamy memastikan tiket final Liverpool dengan golnya tujuh menit kemudian.

Dengan demikian, Liverpool melaju ke laga puncak dan akan menghadapi Cardiff City yang sebelumnya menyingkirkan Crystal Palace lewat adu penalti. Laga final digelar di Wembley, 26 Febuari 2012.

Jalannya Pertandingan

Peluang emas pertama hadir buat Liverpool di menit kelima. Dari umpan silang Stewart Downing yang memantul Aleksandr Kolarov, bola menemui kaki Jose Enrique. Sayang sepakannya ke arah gawang bisa diantisipasi kiper Joe Hart dengan kakinya.

Aksi saling balas serangan dari kedua tim. Sepakan Glen Johnsson dibalas dengan tembakan keras Samir Nasri. Belum ada yang menghasilkan gol.

Tekanan yang dilancarkan oleh tim tuan rumah cukup membuat Hart sibuk. Namun, dibantu kesigapan barisan pertahanan City, Liverpool urung mendapat kesempatan mencetak gol.

Ancaman datang dari Craig Bellamy. Menusuk dari luar kotak penalti, striker Wales itu melepaskan sepakan keras yang masih bisa ditepis Hart di atas mistar gawang.

Di menit 24 Bellamy merobek gawang City lewat sepakan dari tengah kotak. Namun, gol dianulir karena si pemain berada di posisi offside.

Saat gencar menyerang, Liverpool justru kecolongan. Serangan balik City yang diarsiteki oleh David Silva berhasil membuahkan gol penyama di menit 31.Dari luar kotak, Nigel De Jong melepaskan tembakan melengkung yang menaklukkan Reina.

Keunggulan itu tidak berlangsung lama. Sembilan menit kemudian, Liverpool sukses menyamakan kedudukan 1-1 lewat tendangan penalti Steven Gerrard.

Hadiah penalti diberikan wasit usai Micah Richards dianggap melakukan handball dalam upayanya menghalau tembakan Daniel Agger. Skor imbang ini bertahan hingga turun minum.

Liverpool langsung menggebrak di awal babak kedua. Dirk Kuyt melakukan tendangan keras ke arah gawang City. Hart lagi-lagi berhasil menepis sebelum dihalau oleh Lescott.

Dua penyelamatan gemilang dari Hart. Sepakan Kuyt dari jarak dekat dan tembakan keras Martin Skrtel dari sisi kiri kotak.

Hart kembali jadi penghalang Liverpool dalam upaya mencetak gol tambahan. Tembakan Downing hasil umpan Kuyt kembali digagalkannya.

Gol! Edin Dzeko membawa City kini berbalik unggul 2-1 di menit 67. Umpan silang Kolarov dengan mudah diteruskan menjadi gol oleh striker Bosnia itu.

Bencana bagi City. Tujuh menit kemudian, Liverpool kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah Bellamy menjebol gawang yang dijaga Hart usai melakukan kerjasama dengan Glenn Johnson di kotak penalti.

City kemudian masih berupaya melancarkan tekanan namun hingga laga berakhir skor imbang 2-2 tidak berubah dan Liverpool berhak maju ke final.

Susunan Pemain:
Liverpool: Reina, Johnson, Skrtel, Agger, Jose Enrique, Downing, Adam, Gerrard, Henderson, Bellamy (Kelly 88'), Kuyt (Carroll 90+)

City: Hart, Richards, Savic (Aguero 47'), Lescott, Zabaleta, De Jong (Adam Johnson 77'), Barry, Silva, Nasri, Kolarov, Dzeko


Sumber: detiksport.com

Kamis, 12 Januari 2012

Liverpool Beri Gerrard Kontrak Baru



Liverpool - Steven Gerrard adalah Liverpool dan begitupun sebaliknya. Ungkapan itu kian nyata setelah Gerrard menandatangani kontrak baru yang membuatnya akan menutup karier di sana.

Dilansir dari situs resmi klub, Gerrard diberikan kontrak baru oleh klub sehari setelah dirinya jadi pahlawan kemenangan 1-0 Liverpool atas Manchester City di Leg I Semifinal Piala Carling.

Tak dijelaskan berapa lama kontrak baru Gerrard, tapi dipastikan kapten tim berusia 31 tahun itu sudah menegaskan komitmen jangka panjangnya bersama klub yang telah membinanya hingga menjadi salah satu pesepakbola top saat ini.

"Saya sangat senang. Saya sangat bangga hari ini, untuk diri saya dan keluarga," sahut Gerrard.

"Ini datang usai performa fantastis tim semalam ketika kami mendapatkan hasil yang kami inginkan. Mudah-mudahan kami bisa menuntaskannya dalam dua minggu ke depan dan membawa fans kami yang luar biasa ke Wembley," sambungnya.

"Perpanjangan kontrak datang yang datang sehari setelahnya itu bagaikan puncak dari segalanya dan ini benar sehari yang luar biasa," tukasnya.

Gerrard mengawali kariernya di Liverpool pada usia 18 setelah menimba ilmu di akademi klub itu. Sampai sekarang ia tampil sebanyak 564 kali dan menyumbang 144 gol yang membuatnya jadi simbol klub berlambang burung Bangau itu.

Prestasi puncaknya adalah saat membawa Liverpool jadi juara Liga Champions 2005 dengan mengalahkan AC Milan. Satu gelar yang tentunya masih akan dicari Gerrard sebelum dia pensiun adalah titel Liga Inggris.

"Saya sangat tersanjung jika klub menawariku untuk tetap berada di di sini ketika saya benar-benar pensiun. Saya berharap masih bisa tampil lebih lama karena saya ingin bermain selama mungkin," tukas Gerrard merujuk pada keputusan klub menjadikannya Ambassador ketika dirinya gantung sepatu.

"Hanya saya yang tahu kapan waktunya untuk pensiun dan lalu saya harap bisa tetap bersama klub ini dan memberikan contoh yang baik bagi para pemain muda," pungkasnya


Sumber: detiksport.com

Rabu, 11 Januari 2012

Suarez Ingin Berikan Trofi untuk 'Si Merah'



Liverpool - Liverpool sudah menunjukkan betapa besar dukungan mereka kepada Luis Suarez yang sedang terlibat kasus rasisme. Demi membalas kebaikan The Reds, Suarez pun menjanjikan trofi juara selama ia di sana.

Suarez yang datang ke Ajax Amsterdam Januari tahun lalu memang kerap membuat cerita di Inggris. Tak hanya lewat aksi-aksinya di lapangan serta gol-golnya, tapi Suarez juga belakangan membuat headline dengan cerita yang tak mengenakan.

Pemain asal Uruguay itu dituduh mengeluarkan kata-kata rasis kepada Patrice Evra, yang akhirnya membuat Suarez diskorsing delapan pertandingan plus denda 40 ribu poundsterling.

Lalu ia juga tertangkap kamera mengacungkan jari tengah kepada suporter Fulham karena kesal dicap tukang diving. Itulah dua sisi kehidupan Suarez selam setahun di berkarier di ranah Britania.

Dalam kurun waktu itu pula Liverpool tak berhenti untuk selalu mendukungnya, termasuk dalam kasus tuduhan rasisme, yang sempat membuat 'Si Merah' dikritik habis.

Melihat betapa besarnya rasa memiliki klub pada dirinya, Suarez pun merasa tersanjung dan ingin membalasnya dengan membawa Liverpool meraih prestasi ke depannya.

"Saya ingin memenangi trofi bersama Liverpool. Ketika saya datang tim ini sedang tidak tampil dalam bentuk terbaiknya, tapi kami kini adalah tim yang lebih baik dan mampu memenangi trofi dan kembali bermain di Liga Champions," seru Suarez seperti dikutip Dailymail.

"Tahun lalu saya sanga beruntung untuk memenangi Copa America dengan negara saya, sesuatu yang tidak pernah saya pikirkan akan terjadi dan kami membuat sejarah. Kini Saya ingin memenangi sesuatu bersama Liverpol. Itulah tujuan saya saat kembali bermain dan akan menjadi tahun 2012 yang sempurna untuk saya," tutup pesepakbola 24 tahun itu.


Sumber: detiksport.com

Piala Liga Inggris: Liverpool Taklukkan City 1-0



Manchester - Liverpool berhasil membawa pulang kemenangan berharga di leg pertama babak semifinal Piala Liga Inggris. Dijamu Manchester City, The Reds menang tipis 1-0.

Bertanding di Etihad Stadium, Kamis (12/1/2012) dinihari WIB, City tampil tanpa tiga pemain kuncinya, yaitu Vincent Kompany, Yaya Toure, dan David Silva. Absennya mereka bertiga membuat keseimbangan permainan The Citizens cukup terganggu.

Hal ini berhasil dieksploitasi oleh tim tamu, yang dalam pertandingan ini memasang kapten Steven Gerrard sebagai starter. Mereka tampil cukup dominan, khususnya pada babak pertama.

Satu-satunya gol Liverpool tercipta pada babak pertama. Gerrard menjebol gawang City lewat eksekusi penaltinya.

Sepanjang babak kedua, City terus menggempur pertahanan Liverpool. Tapi, tak satu pun peluang yang mereka dapat berbuah gol.

Kemenangan ini tentu membuka lebar kans Liverpool untuk lolos ke babak final karena pada leg kedua, 26 Januari mendatang, mereka gantian akan jadi tuan rumah. Sementara itu, City butuh kemenangan dengan selisih minimal dua gol untuk lolos.

Jalannya pertandingan

Tim tamu lebih dulu mengancam pada menit keempat. Meski dipepet Stevan Savic, Andy Carroll berhasil melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun, Joe Hart bisa memblok bola dengan kakinya.

Pada menit kesepuluh, Hart kembali menyelamatkan gawang City. Kali ini, sambil menjatuhkan diri, dia menepis tembakan jarak jauh Gerrard.

Beberapa saat kemudian, lagi-lagi Hart tampil hebat di bawah mistar. Dia menghentikan bola hasil tembakan voli Stewart Downing yang sempat dibelokkan oleh Carroll.

Liverpool mendapat hadiah penalti pada menit ke-13 setelah Daniel Agger dilanggar Savic di kotak penalti. Gerrard yang maju sebagai algojo berhasil menaklukkan Hart.

Carroll kembali memperoleh peluang pada menit ke-35. Memanfaatkan umpan silang Martin Kelly dari sayap kanan, sundulannya masih menyamping.

Peluang pertama City baru lahir pada menit ke-39. Akselerasi James Milner di sisi kanan diakhiri dengan sebuah tembakan kaki kiri yang arahnya masih melebar.

Empat menit kemudian, tim tuan rumah kembali mengancam, kali ini lewat tembakan Samir Nasri dari luar kotak penalti. Tapi, Pepe Reina masih bisa menepisnya.

Usaha berikutnya dari Milner juga belum berujung gol. Sepakannya dari dalam kotak penalti tak menemui sasaran.

Peluang terakhir pada babak pertama didapat Adam Johnson lewat tendangan bebas. Tapi, arahnya masih melambung.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk Liverpool.

Blunder Kelly pada menit ke-56 membuat gawang Liverpool dalam bahaya. Gara-gara back pass-nya bisa dipotong oleh Sergio Aguero, Reina harus keluar dari sarangnya dan menutup ruang tembak Aguero.

Aksi Reina tiga menit kemudian kembali menyelamatkan gawang Liverpool. Dia menghentikan tandukan jarak dekat Micah Richards.

Percobaan Aguero pada menit ke-65 tak membuahkan hasil. Meski sudah bisa mengecoh tiga bek Liverpool, penyelesaiannya terlalu mudah dibaca oleh Reina.

Pada menit ke-82, Milner sempat mengancam gawang Liverpool dengan sepakannya dari luar kotak penalti. Tapi, arah bola masih menyamping.

Aguero juga belum bisa memaksimalkan peluang yang dia dapat pada masa injury time. Sundulannya memanfaatkan umpan Nasri masih tipis di atas mistar.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk Liverpool tidak berubah.

Susunan pemain:
Manchester City: Hart, Richards, Savic, Lescott, Clichy, Barry, de Jong (Kolarov 72'), A Johnson (Dzeko 66'), Milner, Balotelli (Nasri 39'), Aguero

Liverpool: Reina, Johnson, Skrtel, Agger, Kelly, Downing (Enrique 60'), Henderson, Gerrard, Spearing (Adam 23'), Bellamy (Carragher 80'), Carroll

Video Untuk  Man City 0-1 Liverpool


Sumber: detiksport.com

Selasa, 10 Januari 2012

Jelang City vs Liverpool: 'Si Merah' Siap Balas Dendam



Liverpool - Baru tengah pekan lalu Liverpool dipukul Manchester City di Liga Primer. Kini 'Si Merah' mengusung tekad untuk membalas dendam, meski di ajang berbeda: Piala Liga Inggris.

Melawat ke Ettihad di laga Liga Primer tengah pekan lalu, Liverpool pulang dengan kekalahan telak tiga gol tanpa balas dari tuan rumah City.

Livepool akan kembali melawat ke tempat yang sama, Kamis (12/1/2012) dinihari WIB, untuk partai leg I Piala Liga Inggris dengan mengusung tekad untuk membalaskan kekalahan sebelumnya.

"Kami sebelumnya kalah 0-3 sehingga itu jelas akan kami pikirkan, tapi saya pikir itu tidak bisa dijadikan gambaran untuk dua pertandingan mendatang (lawan City di Piala Liga Inggris)," tegas Manajer Liverpool Kenny Dalglish di Sky Sports.

Gelandang muda Liverpool Jay Spearing tak mau kalah menyuarakan optimisme. Dengan berapi-api, ia pun menegaskan tekad Anfield Gang menyisihkan City dan masuk final.

"Kami tahu apa yang harus dilakukan dengan lebih baik dan kami akan tampil lebih baik. Kami akan langsung menekan mereka dan pikir kami bisa bikin mereka tertekan."

"Akan ada dua pertandingan sengit dan saya tidak lihat alasan kenapa kami tak bisa ke final," seru Spearing di situs resmi Liverpool.


Sumber: detiksport.com

Jumat, 06 Januari 2012

Gerrard Bisa 'Hidupkan' Carroll



Liverpool - Berapa nilai yang Anda berikan untuk penampilan Andy Carroll sejauh ini? Bomber berambut gondrong itu memang dinilai belum menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tapi, ada anggapan bahwa Steven Gerrard bakal mengubahnya.

Dari catatan statistik, "nilai" Carroll memang tergolong tidak memuaskan. 18 kali dimainkan, melepaskan 42 tembakan, namun hanya dua gol yang ia hasilkan. Alhasil, eks penyerang Newcastle United itu terus mendapatkan sorotan. Terlebih jika mengingat harga belinya yang mencapai angak 35 juta poundsterling.

Namun demikian, mantan winger Liverpool, Steve McManaman, menilai bahwa kunci kebangkitan Carroll ada pada sosok Stevie G. Sang kapten belakangan mulai menunjukkan tanda-tanda kembali ke permainan terbaiknya setelah absen lama akibat cedera. Satu gol sudah ia ciptakan dalam dua laga terakhir.

McManaman mengatakan, Gerrard sudah terbukti bisa menjadi pelayan yang baik bagi penyerang-penyerang Liverpool. Fernando Torres, dulu, adalah salah satu contohnya. Sehingga ia menyimpulkan bahwa hal serupa bisa saja dilakukannya pada Carroll.

"Steven adalah pemain terbaik Liverpool, dan bisa diperdebatkan sebagai pemain terbaik Inggris. Assist-nya sangat menakjubkan. Tanya saja Fernando Torres, assist seperti apa yang bisa ia berikan," ujar McManaman kepada ESPN.

"Suplai bolanya, kemampuannya memberikan umpan terobosan, tak ada duanya. Seharusnya itu bisa membantu penyerang mana pun, entah itu Luis Suarez, Torres, atau Andy Carroll dan saya harap itu yang terjadi," lanjutnya.

Dalam laga melawan Newcastle United akhir pekan kemarin, Gerrard dimasukkan di babak kedua dengan menggantikan Charlie Adam. Tujuan Kenny Dalglish jelas; ia ingin Gerrard mengirim umpan sebanyak mungkin kepada Carroll yang ada di lini depan.

Hasilnya? Tercatat dua umpan Gerrard menemui Carroll. Salah satunya gagal dikontrol dengan baik oleh Carroll sehingga dengan mudah diamankan Tim Krul. Sementara yang lainnya disambut Carroll dengan sundulan--yang kemudian malah mengenai mistar gawang.

"Ini adalah soal kualitas. Andy Carroll akan berkembang signifikan dengan berada di Liverpool. Bukan waktunya menilai dia sekarang. Saya harap, dalam beberapa tahun ke depan, kita akan membicarakan seorang superstar bernomor sembilan," tukas McManaman.


Sumber: detiksport.com

Selasa, 03 Januari 2012

Terima Kasih Suarez untuk Liverpool & Fans


Liverpool - Luis Suarez terus didukung penuh oleh Liverpool dan juga fans terkait tuduhan rasis yang dialamatkan padanya. Untuk itu Suarez pun mengucapkan terima kasih dan menjanjikan performa terbaiknya saat kembali.

Suarez mulai laga kontra Manchester City, Rabu (4/1/2012) dinihari WIB, akan menjalani skorsing delapan pertandingan plus denda 40 ribu poundsterling pasca ia divonis mengeluarkan kata-kata rasis kepada Patrice Evra.

Itu terjadi setelah Liverpool mengatakan tak akan naik banding atas skorsing tersebut. Ini dilakukan The Reds demi menjaga nama baik mereka dan juga tentunya dukungan untuk penghapusan rasisme dari dunia sepakbola.

Meski begitu, Liverpool tetap mendukung penuh Suarez dan menilai jika strikernya asal Uruguay itu tak bersalah atas tuduhan rasis. Untuk itu Suarez pun menuliskan surat terbuka sebagai bentuk ucapan terima kasihnya.

Berikut isi surat Suarez seperti dilansir dari situs resmi tim.

Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang untuk bantuannya dan dukungan yang saya terima selama beberapa pekan terakhir

Terima kasih kepada keluarga saya, teman-teman dan semua orang di Liverpool (staff, manajer, staff pelatih, petinggi-petinggi klub, rekan-rekan saya dan semua orang yang sehari-hari bekerja di klub ini) dan terima kasih khususnya kepada seluruh fans yang tidak pernah membiarkan saya jatuh sedetik pun. Selama hari-hari itu saya lebih mengerti mengenai arti 'You'll Never Walk Alone'

Seperti kebanyakan Anda semua, saya terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, lingkungan pekerja keras di negara kecil. Namun, saya lahir dan tumbuh besar belajar mengenai arti menghormati, sikap dan pengorbanan. Terima kasih untuk keluargaku, dari klub pertama saya bermain hingga kepindahan saya ke Belanda, saya belajar nilai-nilai yang membuat saya seperti saat ini. Tidak pernah saya mengulang, tidak pernah saya bermasalah soal rasis dengan rekan setim atau orang lain yang berbeda warna kulit atau ras dengan saya. Tidak pernah

Saya sangat kecewa dengan semua hal yang mengatakan soal saya selama beberapa pekan terakhir, yang mana itu semua tidak benar. Namun, dari itu semua saya merasa sangat kecewa karena tidak bisa berbuat apa-apa, ketika dituduh soal apa yang tidak pernah atau akan saya lakukan.

Di negara saya, 'negro' adalah kata sehari-hari, kata yang tidak menunjukkan rasa tidak hormat dan bahkan jauh dari maksud rasis. Dari sini, semua hal yang sudah dikatakan adalah jelas-jelas salah.

Saya akan menerima skorsing ini seperti orang yang memang tidak melakukan sesuatu yang salah dan merasa sangat marah karena sebuah insiden. Saya meminta maaf kepada fans dan juga kepada teman-teman saya karena tidak bisa membantu mereka selama bulan ini. Ini adalah masa-masa yang sangat sulit untuk saya.

Harapan saya saat ini adalah bisa berada di lagi di Anfield dan melakukan hal yang paling saya sukai yakni bermain sepakbola.

Thank You Very Much. Me

YNWA


Sumber: detiksport.com

Senin, 02 Januari 2012

Di Etihad, Dalglish Berharap Peruntungan Liverpool Berubah



Jakarta - Kenny Dalglish menilai Liverpool kurang beruntung lantaran performa mantap yang ditunjukkan kerap tak berujung kemenangan. Melawat ke Manchester City, Dalglish berharap keberuntungan timnya berubah.

The Reds menutup tahun 2011 dengan kemenangan 3-1 atas Newcastle United dan menempatkan mereka di posisi enam klasemen sementara. Meski demikian, mereka punya catatan yang kurang bagus di sepanjang paruh pertama musim 2011/2012 ini.

Dari enam tim yang menghuni posisi enam besar, Liverpool adalah tim dengan produktivitas terendah, yaitu 24 gol. Catatan lainnya -- yang lebih berbau ketidakberuntungan -- adalah Liverpool menjadi tim yang tembakannya paling sering mengenai tiang gawang, yaitu sebanyak 18 kali.

"Seperti yang sudah saya katakan berulang kali, saya pikir para pemain belum mendapat apa yang pantas didapat dari penampilan mereka," tutur manajer asal Skotlandia ini di situs resmi klub.

"Menutup tahun 2011 dengan cara seperti itu bagus karena saya pikir kami tidak mendapat banyak keberuntungan dalam pertandingan yang kami mainkan di paruh pertama musim ini."

Sambil berharap keberuntungan lebih memihak timnya saat melawan The Citizens, Dalglish mengaku siap menghadapi siapapun yang akan dimainkan oleh Roberto Mancini kala kedua tim bertemeu di Etihad Stadium, Rabu (4/1/2012) dinihari WIB.

"Mungkin 3 Januari (melawan Manchester City) akan menjadi pertandingan di mana kami mendapat apa yang pantas kami dapatkan untuk permainan, usaha, dan komitmen yang kami tunjukkan."

"Kami akan pergi dan melawan siapapun 11 pemain yang mereka mainkan di lapangan. Tak peduli apa yang mereka korbankan. Kami akan memberi banyak untuk klub dan mencoba memperoleh hasil," tukasnya.


Sumber: detiksport.com

Minggu, 01 Januari 2012

Charly: Tidak Ada Istilah ST12 Bubar dan Berantakan



JAKARTA - Meski memutuskan untuk tidak lagi bersama, personel ST12 tak ingin dikatakan bubar. Charly Van Houten (vokal), Pepep (drum), Pepeng (gitar), menyadari tidak ada yang abadi, termasuk keberadaan grup musik yang sudah membawa nama besar mereka.

"Tidak ada istilahnya bubar dan berantakan, semua memang tidak ada yang abadi," ucap Charly kepada Tribunnews.com, Sabtu (31/12/2011).

Charly, Pepep dan Pepeng tampil untuk terakhir kalinya menggunakan nama ST12. Usai manggung di malam pergantian tahun di Taman Mini Indonesia Indonesia, ketiganya berpelukan erat.

Ya, malam itu mereka benar-benar melepaskan waktu terakhir bersama usai melantunkan Saat Terakhir.


Sumber: tribunnews.com

Jelang Liga Inggris 'City Tak Perlu Ditakuti'



Liverpool - Liverpool melawat ke kandang Manchester City di pekan ke-20. Memang City sedang tampil bagus dan berada di puncak klasemen, tapi Steven Gerrard menilai City tak perlu ditakuti dan The Reds pun bisa menang.

Dari 19 laga yang sudah dilalui, City saat ini masih berada di puncak klasemen dengan 45 poin -- meski baru kalah 0-1 dari Sunderland --. Mereka unggul selisih gol dari Manchester United yang punya poin sama.

Di pekan ke-20, City akan menghadapi salah satu raksasa Inggris, Liverpool, yang kini menghuni peringkat ke-6 dengan 34 poin. Dengan rekor selalu menang di kandang dari sembilan laga berlalu.

Sementara Liverpool dari sembilan laga away musim ini, sudah kalah tiga kali dan seri sekali. Namun, lima kemenangan didapat 'Si Merah' yang mana lebih baik dari rekor menang di Anfield yang "cuma" empat.

Maka meski musim lalu Gerrard dkk kalah 0-3 dari City kandang lawan, tapi kapten tim berusia 31 tahun itu yakin timnya bisa mengalahkan City. Meski The Citizens sedang bagus-bagusnya, bukan berarti mereka harus ditakuti dan tak bisa dikalahkan.

Laga di Etihad Stadium, Rabu (4/1/2012) dinihari WIB besok, adalah pertemuan pertama dari tiga pertemuan yang akan dihadapi kedua tim di bulan Januari. Dua laga tersisa lainnya adalah semifinal Piala Carling.

"Mereka adalah tim fantastis yang memulai musim dengan sangat baik. Namun, kami tidak takut," tegas Gerrard seperti dilansir situs resmi tim.

"Kami menunjukkan kepada mereka beberapa pekan lalu bahwa kami bisa lebih dari sekadar mengimbangi mereka," sambungnya.

"Ini bakal jadi laga yang menarik. Kami tidak takut dan ini adalah laga yang ingin Anda mainkan sebagai seorang pesepakbola. Aku tidak sabar menantikannya," ujar ayah tiga anak itu.

"Kami sangat kuat dalam beberapa laga terakhir. Di kandang kami tidak mendapat hasil yang kami inginkan, tapi kami akan menghadapi City dengan penuh percaya diri. Kami akan memberikan penampilan terbaik kami dan kita lihat bagaimana hasilnya," tuntas Gerrard.


Sumber: detiksport.com

Setiaku Jangan Pecah Ya


JAKARTA - Charly berharap Setiaku (sapaan fans ST12), tidak ikutan terpecah seiring bubarnya band ST12 setelah manggung terakhir di malam pergantian tahun.

"Jangan sampai terpecah belah, ngapain si harus bentrok, biasa-biasa aja," ujar Charly Van Houten, Sabtu (31/12/2011).

Pecinta musik tanah air dikejutkan berita perpecahan antara Pepep sang drumer dan Charly . Keduanyaterlibat konflik, yang menyebabkan Charly dan Pepeng (gitaris) lebih memilih untuk hengkang dari ST12. Charly juga mengakui berbagai reaksi dari ST Setia yang menyayangkan bubarnya band beraliran melayu tersebut.

"Mererka sangat menyayangkan, kami mencoba mencari yg terbaik. Untuk ST Setia jangan sampai ada perpecahan," kata Charly sang vokalis.


Sumber: tribunnews.com

Peluk Terakhir Personel ST12



JAKARTA - Tampil untuk terakhir kalinya menggunakan nama ST12, Charly Van Houten (vokal), Pepep (drum), Pepeng (gitar), berpelukan erat. Mereka saling rangkul usai tampil bersama mengisi acara pergantian tahun 2011 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Kami sudah memberikan yang terbaik, tidak ada istilahnya bubar dan berantakan, semua memang tidak ada yang abadi," ucap Charly kepada Tribunnews.com, Sabtu (31/12/2011).

Sukses menghentak panggung saat tampil membawakan 6 lagu, ST12 berhasil menyihir dan membawa larut penonton, setelah lagu Saat Terakhir benar-benar menjadi lagu penutup yang dibawakan oleh 3 orang berbakat ini.

"Bukan keputusan yang sangat mudah, band paling indah yang dalam perjalanannya bisa sampai seperti ini," kata Charly.

Charly juga mengungkapkan bukan tidak mungkin suatu saat kami bergabung kembali membuat sebuah konsep baru.

"Ya mengalir saja," ucapnya.


Sumber: tribunnews.com

'Bellamy Hebat, Gerrard Istimewa'



Liverpool - Craig Bellamy dan Steven Gerrard tampil cemerlang untuk memenangkan Liverpool atas Newcastle United. Kedua pemain itu pun mendapat pujian dari rekan se-timnya, Martin Skrtel.

Di pertandingan itu, Bellamy mencetak dua gol untuk menggenapkan torehan empat gol yang telah diukir striker Wales tersebut dalam 13 kali penampilannya di Premier League.

Usia Bellamy kini telah mencapai 32 tahun. Namun, dia seolah membuktikan diri bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi penampilannya di lapangan.

"Craig menunjukkan penampilan yang sangat baik dan kami senang karena dia mendapatkan dua gol dari mantan klubnya. Dia menunjukkan diri betapa hebatnya dia," sanjung Skrtel di situs resmi Liverpool.

"Semua orang tahu betapa banyak kualitas yang dimilikinya dan dia menunjukkan itu di setiap pertandingan yang ia mainkan. Dia seorang pemain hebat dan kami senang memiliki dia di skuad kami."

Selain Bellamy, Gerrard lah yang mendapat sorotan. Sang kapten berhasil menandai comeback-nya dari cedera dengan sebuah gol ke gawang yang dijaga Tim Krul itu.

"Stevie istimewa. Dia telah absen selama beberapa waktu tapi dia berhasil mencetak gol dan menunjukkan betapa dia seorang pemain yang sangat penting untuk Liverpool," sambung bek asal Slowakia itu.

"Dia telah memberikan setiap pemain banyak kepercayaan diri. Kami punya banyak pertandingan, hanya di Januari, dan kembalinya dia merupakan dorongan besar buat kami."


Sumber: detiksport.com